Fitness Pria Fitness Pria Fitness Wanita Fitness Wanita Blog Program Nav Nav Slider Nav Slider Nav
We deliver excellent results with commitment. Youtube Fitness Indonesia Facebook Fitness Indonesia Twitter Fitness Indonesia Member Fitness Indonesia

Tentang Coach Tobias

fitness indonesia
Coach Tobias

Hai! Perkenalkan, nama saya Tobias Ganda. Sejak kecil saya selalu memiliki passion di dunia olahraga. Passion tersebut saya salurkan dengan menjadi bagian tim voli sejak SMP sampai kuliah. Di masa kuliah, latihan beban merupakan bagian dari rutinitas latihan tim voli. Kecintaan saya di dunia latihan beban bertumbuh sejak saat itu. Bahkan di tahun 2007 saya mulai melatih orang lain latihan beban di gym.

Akan tetapi, saya terus mendengar tekanan dari masyarakat bahwa karir di dunia insinyur itu jauh lebih menjanjikan (terutama secara keuangan), dan lebih dihargai dibandingkan dengan karir di dunia trainer/pelatih yang berat dan sering dianggap sepele. Karena tekanan itulah, saya melepaskan semuanya untuk karir di dunia insinyur. Namun, karena saya melepaskan passion saya, saya menjadi Coach Tobias. Ada peribahasa “jika sesuatu memang jodoh, dia akan kembali lagi walau dia dilepaskan” dan itulah yang terjadi pada saya dan “passion” saya di fitness dan kesehatan.

Setelah melepaskan passion saya, saya lulus dari universitas top Singapura dengan predikat “First class” di jurusan “Electrical & Electronic Engineering” di tahun 2008 dan langsung mengambil pendidikan PhD (S3) di jurusan dan universitas yang sama. Sebagai siswa PhD, saya juga harus bekerja di bawah tim insinyur top yang khusus didatangkan dari Atlanta, Amerika Serikat. Namun, hal itu hanya bertahan selama sekitar 1 tahun sebelum mengundurkan diri dari keduanya di tahun 2009.Berikut adalah ceritanya.

Yang ingin saya ceritakan kepada anda adalah bagaimana pengalaman tersebut memacu saya untuk meninggalkan semua yang sudah saya bangun dan mengejar apa yang sebenarnya selalu menjadi mimpi dan passion saya dan akhirnya, menjadi Coach Tobias seperti sekarang.

Yang saya ceritakan disini adalah murni dari pengalaman saya dan pelajaran yang telah saya petik dari sana. Sama sekali saya tidak bermaksud men-generalisasi-kan pengalaman saya di dunia insinyur ke semua orang, khususnya mereka yang memilih untuk berkarir di dunia ini. Jika pengalaman anda berbeda dengan saya, jika anda menemukan kesenangan di dunia insinyur, saya turut senang untuk anda.

Namun jika anda tidak sepenuhnya puas dengan hidup anda, khususnya dalam hal karir dan bentuk badan, cerita ini adalah untuk anda karena tujuan saya menceritakan ini adalah supaya anda juga terinspirasi untuk mengejar apa yang anda inginkan, bukan hanya dalam hal bentuk badan, tapi juga dalam hidup secara umum.

Saya menemukan karir di dunia insinyur tidak mudah. Sebenarnya, saya sudah mengetahui ini dari pengalaman magang saya. Tapi saya tetap bertekad untuk bertahan karena saya ingin menjadi orang yang dihargai masyarakat. Kenapa? Karena, melebihi semuanya, saya tidak ingin nama keluarga saya direndahkan orang karena apa yang saya lakukan.

Karena masyarakat beranggapan bahwa insinyur adalah orang yang patut dihargai, menjadi insinyur akan memberikan saya perasaan dihargai. Betul? Sayangnya, kenyataannya berbeda. Sebaliknya, semakin dalam saya melihat dunia insinyur, semakin saya merasa tidak dihargai dan semakin saya kehilangan respek terhadap sesama insinyur.

fitness indonesia

Pemandangan Sehari-hari Saya

Sama seperti kebanyakan insinyur lain, realita yang saya lihat adalah hidup saya hanyalah sebatas pekerjaan yang membosankan. Hari demi hari saya lewati tanpa berinteraksi dengan sesama manusia. Komputer menjadi satu-satunya teman saya dan lab menjadi rumah dan kadang, tempat tidur saya. Dunia saya hanya sebatas komputer, lab, kerjaan, dan atasan-atasan saya sesama insinyur yang memiliki dunia sama sempitnya dengan dunia saya.

Setiap kali saya menyelesaikan 1 pekerjaan, mereka langsung memberikan saya pekerjaan yang baru tanpa memberikan saya waktu istirahat. Hampir setiap hari mereka meminta saya untuk kerja lembur. Namun, permintaan tersebut bukanlah permintaan yang boleh ditolak.

Bahkan akhir minggu pun saya diminta untuk bekerja dari pagi sampai sore tanpa istirahat makan siang karena semua kantin tutup di akhir minggu. Akhirnya, saya bekerja dari pagi sampai sore hanya dengan makan beberapa bungkus snek dari vending machine. Sementara atasan saya mendapatkan kiriman makan siang dari istrinya.

Apakah atasan saya peduli? Tidak! Dia malah menyalahkan saya yang tidak menyiapkan makan siang saya. Tidak pernah saya diberikan uang lembur atau ucapan terima kasih. Malah sebaliknya, sering saya dimarahi karena performa saya yang tidak memuaskan Dan ini terjadi di depan banyak orang. Dan perlakuan ini datang dari seorang insinyur yang menurut masyarakat “patut dihargai”. Namun, bagaimana bisa saya menghargai orang seperti ini?

Di sisi lain, kesehatan saya pun menurun. Perut saya membesar dan saya mulai kehilangan penghargaan terhadap diri saya sendiri yang mengorbankan kesehatan saya sendiri dan membiarkan diri saya diperlakukan seperti ini hanya untuk pekerjaan yang di mata saya sama sekali tidak menguntungkan orang lain.

membakar lemak menurunkan berat badan
62kg, Juli 2009 - Ceking tapi berlemak (Skinny fat), tekanan darah & kolesterol tinggi

Sejak masa SMP, semboyan sekolah saya (Kolese Kanisius, Jakarta) adalah “Man For Others” dan sekarang, saya bahkan tidak berinteraksi dengan sesama manusia. Teman-teman saya pun banyak yang saya lupakan dan tinggalkan. Semua ini untuk sesuatu yang menurut saya tidak bermakna bagi orang lain sama sekali. Bagaimana bisa saya menjadi “Man For Others”?

Akhirnya, saya berkata cukup. Tak peduli apa kata masyarakat. Saya diperlakukan seenaknya oleh atasan saya sendiri, saya tidak melakukan hal yang bermakna bagi orang lain, saya kehilangan respek terhadap atasan saya yang menurut masyarakat sepatutnya dihormati, dan terutama, saya tidak ingin menjadi seperti atasan saya. Saya ingin menjadi orang yang bermakna bagi orang lain, dengan passion di hati dan senyum di muka saya.

Saya mencoba untuk meninggalkan dunia insinyur dengan mulai mencari kerjaan lain – apapun mulai dari pemandu wisata, staf administrasi, pramugara, sampai ke “landscape assistant” yang ternyata adalah nama keren dari tukang kebun, dan staf keamanan airport. Apapun asalkan saya bisa berinteraksi langsung dengan orang lain dan membawa perubahan positif bagi mereka. Namun, saya tidak mendapatkan panggilan wawancara satu pun. Lama saya menganggur dan tabungan saya pun menipis.

Anehnya, saya memilih waktu ini untuk “nekad” mengeluarkan uang. Ketika saya “browsing” internet dengan perasaan putus asa, berharap menemukan sebuah jalan keluar, saya melihat iklan e-book soal mendapatkan perut six pack dan ini adalah apa yang saya butuhkan. Sesuatu untuk mengalihkan perhatian saya dari pencarian kerjaan.

Saya langsung membacanya dan dalam sekejap, “passion” yang sudah lama terkubur muncul kembali. Saya merasa berapi-api  dan bersemangat untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Saya jadi semakin termotivasi untuk “browsing” internet, tapi bukan untuk mencari kerjaan, melainkan membaca artikel-artikel fitness, diet, dan kesehatan. Tak lama, saya membeli sebuah training bench, sepasang adjustable dumbbells, dan sebuah barbell dan mengaplikasikan apa yang sudah saya baca.

Dalam waktu 1 bulan, saya mendapatkan six-pack untuk pertama kalinya. Dengan antusias saya menceritakan ini ke teman-teman saya. Kemudian saya menyadari 1 hal, saya senang berbagi passion saya dengan orang lain dan di waktu yang sama, melakukan sesuatu yang bermakna bagi mereka. Saya ingin mendapatkan six pack bukan untuk saya saja tapi juga orang lain.

mengecilkan perut fitness indonesia
Juli 2009, 60kg - Dengan Perut Six Pack dan Tekanan Darah Serta Kadar Kolesterol Normal

Tak lama, saya bertekad untuk menguji dunia fitness. Saya langsung mengambil kursus untuk menjadi “certified fitness trainer” dan dalam waktu kurang dari 1 bulan setelah lulus, saya mendapatkan klien pertama saya. Sekarang setelah lebih dari 3 tahun, saya sudah melatih dan melihat ratusan orang mencapai bentuk badan impian mereka. Saya merasakan kesenangan dalam berbagi, melakukan hal yang menarik bagi saya dan bermakna bagi orang lain.

Perjalanan up & down saya selama 3 tahun tersebut bisa disimak di video berikut:

Di masa lalu, setiap hari saya melakukan hal yang tidak saya sukai sampai-sampai saya membenci diri saya sendiri. Saya bukan “Man For Others” yang baik karena saya tidak mampu berbagi apa-apa yang bermakna untuk orang lain.

Sekarang, saya melakukan apa yang saya suka dan ini membuat saya merasa berapi-api dan antusias setiap hari. Dan juga, orang-orang menjadi senang karena apa yang saya lakukan untuk mereka. Setiap hari, saya merasakan kepuasan di hati saya karena saya membangun mimpi saya dan orang lain hari demi hari.

Memang, terkadang ada orang yang menganggap rendah kerjaan saya tapi saya tidak peduli karena yang penting saya respek diri saya sendiri, karena hidup saya sekarang terasa menarik dan menyenangkan. Dan bukankah hidup seharusnya menarik dan menyenangkan dan setiap hari diakhiri dengan kepuasan karena anda membangun mimpi anda hari demi hari?

Saya hanya ingin menjangkau semua orang yang tidak puas dengan salah satu aspek hidupnya tapi terlalu takut untuk mencoba kehidupan yang baru. Saya ingin menjangkau semua orang yang tidak puas dengan bentuk badannya sendiri tapi terlalu takut untuk berusaha mencapai badan idealnya. Saya ingin menjangkau semua orang yang sudah membaca cerita ini sejauh ini dan bilang ke mereka, “jangan takut untuk melakukan sesuatu untuk mencapai mimpi anda, termasuk badan ideal impian anda, karena anda mampu”

Anda bisa menjadi dan mencapai apapun yang anda inginkan dan anda pantas untuk mendapatkan mimpi anda, karena mimpi muncul di hati dan pikiran kita untuk dicapai, bukan untuk dipendam. Dan mimpi tercapai untuk dibagi agar menginspirasi orang lain yang mencoba melakukan hal yang sama.

Salah satu mimpi saya untuk mengerjakan sesuatu yang saya cintai telah tercapai dan karena itulah saya berbagi. Jika anda memperbolehkan saya berbagi mimpi saya dengan anda, silahkan hubungi saya sekarang. Dengan senang hati, saya akan berbagi dengan anda!

Semoga cerita ini menginspirasi anda mencapai mimpi anda bukan saja dalam hal bentuk badan ideal, tapi juga dalam hidup secara umum.

Office Photo By: © Szczepko | Stock Free Images &Dreamstime Stock Photos


Cerita Kami

Subscribe Subscribe

Masukkan nama dan alamat email anda dan dapatkan tips-tips menarik seputar kesehatan serta promosi ekslusif dari Fitness Indonesia.



Back to Top