We deliver excellent results with commitment. Youtube Fitness Indonesia Facebook Fitness Indonesia Twitter Fitness Indonesia Member Fitness Indonesia

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 3)

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 3)

Di blog post sebelumnya, kita telah membuktikan bahwa ternyata nasi merah tidak lebih baik dibandingkan nasi putih dalam membantu anda berdiet dan menurunkan berat badan. Kenyataannya, yang membuat banyak orang mendapatkan hasil dengan beralih dari nasi putih ke nasi merah bukanlah karena serat lebih tinggi atau angka glycemic index lebih rendah pada nasi merah, seperti yang populer di dunia fitnes. Yang berjasa disini bukanlah nasi merah, dengan segala “keunggulannya” dibandingkan nasi putih, melainkan air putih. Kali ini, kita akan kembali memfokuskan diri kita pada salah satu “keunggulan” nasi merah, yaitu angka glycemic index yang rendah.

Di blog post sebelumnya, saya sudah memberikan anda sebuah bahan pemikiran ketika saya mengatakan, “kalau memang nasi merah lebih baik dari nasi...

Baca selengkapnya...

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 2)

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 2)

Di blog post sebelumnya, kita memulai kupas tuntas kita akan sesuatu yang sedang naik daun di dunia fitnes, yaitu mengganti nasi putih dengan nasi merah. Hal ini dianggap akan membantu kita dalam berdiet dan menurunkan berat badan dengan cara membuat kita merasa lebih kenyang lebih cepat dan lebih lama. Argumen di balik anggapan ini adalah karena serat yang lebih tinggi dan angka Glycemic Index yang lebih rendah pada nasi merah. Sayangnya, ulasan sekilas kita menyatakan bahwa kedua argument tersebut invalid. Kenyataannya, nasi merah tidak jauh berbeda dengan nasih putih. Tapi, kenapa kalau makan nasi merah kita semua (saya yakin termasuk saya dan anda) tetap cenderung merasa lebih kenyang dan akhirnya, makan dalam jumlah yang lebih sedikit, dibandingkan kalau kita makan nasi...

Baca selengkapnya...

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 1-B)

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 1-B)

Di blog post sebelumnya, kita memulai pembahasan kita mengenai nasi merah dan nasi putih. Nasi merah sering “dipasarkan” di dunia fitnes sebagai saudara nasi putih yang jauh lebih superior dalam membantu kita berdiet untuk menurunkan berat badan atau mengecilkan perut. Salah satu dasar superioritas tersebut adalah karena nasi merah mengandung serat yang lebih tinggi dari nasi putih (bahkan menurut “sebuah penelitian” yang dikutip oleh salah satu portal fitness dan kesehatan Indonesia, 6 kali lebih tinggi, walau saya tak menemukan “sebuah penelitian” seperti itu). Sayangnya, dasar dari superioritas ini tidaklah cukup kuat untuk membuktikan superioritas nasi merah.

Kali ini, kita akan melihat argumen lain yang sering dijadikan orang dasar dalam mencetuskan bahwa nasi merah lebih baik...

Baca selengkapnya...

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 1)

Nasi Merah, Nasi Putih, dan Es Krim - Mana yang Paling Sehat? (Bagian 1)

Akhir-akhir ini, nasi merah sedang naik daun. Sering saya menemukan orang yang sudah rutin mengkonsumsi nasi merah dan menghindari nasi putih. Mungkin, anda termasuk salah satunya. Hal ini tidak mengherankan mengingat begitu banyak artikel dunia fitnes yang mendukung, atau endorse, kebiasaan mengkonsumsi nasi merah untuk menggantikan nasi putih. Kebanyakan mengatakan bahwa mengganti nasi putih menjadi nasi merah adalah langkah sederhana dalam menurunkan berat badan, serta meningkatkan kesehatan. Jadi, tak heran jika popularitas nasi merah, yang tadinya hanya terbatas pada kalangan orang-orang dunia fitnes, seperti orang yang rutin ke gym dan pusat kebugaran, kini mulai merambat ke orang-orang yang sekedar berdiet atau sadar kesehatan. Tapi, apa sih yang membuat nasi merah lebih baik...

Baca selengkapnya...

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 4)

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 4)

Sejauh ini, kita telah membahas bahwa diet low carb/diet rendah karbo bekerja sangat efektif dalam mengurangi resiko gangguan/penyakit degeneratif, dalam membakar lemak dan menurunkan berat badan untuk jangka pendek, untuk pemula serta untuk golongan orang sedentary atau non-aktif. Namun, lain ceritanya untuk jangka panjang dan bukan pemula, seperti ditunjukkan oleh eksperimen saya dan pengalaman klien-klien Fitness Indonesia.

Kali ini, kita akan melihat diet rendah karbo dari sisi yang sedikit berbeda, yaitu dari segi fisiologi, psikologi, dan praktikal.

1. Fisiologi

Pada jangka menengah (2-3 bulan kemudian), anda mungkin masih mengalami penurunan berat badan, walaupun tidak sedrastis bulan pertama. Namun sayangnya, hal itu terjadi bukan sepenuhnya karena pembakaran lemak.

Karbo...

Baca selengkapnya...

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 3)

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 3)

Di blog post sebelumnya, kita sudah membahas bahwa diet low carb/diet rendah karbo sangat efektif untuk membakar lemak, menurunkan berat badan, atau bahkan mendapatkan perut six pack dalam waktu yang relatif singkat. Sayangnya, keefektifan ini tidak bertahan lama, seperti ditunjukan oleh eksperimen saya terhadap diri saya sendiri serta pengalaman saya dengan klien-klien saya di Fitness Indonesia. Mengetahui hal ini, kita harus menggunakan diet ini dalam situasi dan kondisi yang tepat, Di sisi lain, kita perlu untuk berhenti menggunakannya begitu diet ini tidak memberikan hasil lagi atau begitu situasi dan kondisi kita tidak lagi tepat untuk diet ini bekerja.

Pada blog post kali ini, saya akan menjelaskan sedikit lebih mendalam alasan mengapa diet ini tidak efektif, khususnya bagi anda...

Baca selengkapnya...

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 2)

Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb Diet) – Apakah Benar Efektif? (Bagian 2)

Di blog post sebelumnya, telah disimpulkan bahwa memang diet rendah karbo, yang sedang sangat populer akhir-akhir ini, bekerja sangat efektif untuk menurunkan berat badan, membakar lemak, dan bahkan untuk mendapatkan perut six pack dalam waktu yang relatif cepat dan singkat. Sayangnya, hasil seperti ini hanya mungkin terjadi pada saat-saat awal seseorang mengikuti diet tersebut. Eksperimen saya membuktikan kedua hal tersebut.

Walaupun demikian, bukan berarti diet rendah karbo harus dihindari. Anda tetap masih bisa memetik keunggulan diet ini tanpa menanggung kerugiannya, asalkan anda tahu kapan dan untuk siapa diet ini akan bekerja? Berikut adalah panduan kapan diet rendah karbo bekerja:

1. Jika anda memiliki gangguan atau penyakit degeneratif seperti yang terdaftar disini

Beberapa...

Baca selengkapnya...
« Newer Entries
Older Entries »

Blog Post Terbaru

Kategori

Arsip

Subscribe

Masukkan nama dan alamat email anda dan dapatkan tips-tips menarik seputar kesehatan serta promosi ekslusif dari Fitness Indonesia.



Program Fitness

Untuk pria dan wanita yang serius mendapatkan hasil.