We deliver excellent results with commitment. Youtube Fitness Indonesia Facebook Fitness Indonesia Twitter Fitness Indonesia Member Fitness Indonesia

Research Review: Hamstring - Penting tapi Sering Terbengkalai

Research Review: Hamstring - Penting tapi Sering Terbengkalai

Grup otot hamstring (di paha belakang) terdiri dari 3 otot yang bermula dari pinggul dan berakhir pada lutut, yaitu otot “Biceps Femoris”, “Semitendinosus”, dan “Semimembranosus”. Karena posisinya, ketiga otot ini berperan dalam gerakan “knee flexion” (menekuk lutut) dan “Hip extension” (meluruskan pinggul/menegakkan badan dari posisi membungkuk ke depan). Memiliki hamstring yang kuat dan berfungsi baik di paha kiri dan kanan tidak hanya akan sangat mengurangi resiko cedera di lutut atau pinggul, tapi juga akan meningkatkan segi estetik tubuh. Oleh sebab itulah, hamstring tidak saja penting bagi para atlit dan binaragawan, tapi juga kalangan umum

Di penelitiannya baru-baru ini, McAllister dan timnya menjalani sebuah studi yang mengamati bagaimana tingkat aktivasi hamstring ketika...

Baca selengkapnya...

Research Review: Konsumsi Protein, Seberapakah yang Cukup?

Research Review: Konsumsi Protein, Seberapakah yang Cukup?

Saya yakin sudah diketahui secara umum bahwa konsumsi protein memiliki kaitan yang kuat dengan apa yang terjadi pada otot kita ketika kita sedang menjalani program diet dan latihan secara rutin (Di sisi lain, tidak seperti anggapan umum, konsumsi protein memiki kaitan yang tak terlalu erat dengan masalah ginjal). Konsumsi protein yang cukup ketika menjalani program diet dan latihan akan mencegah penyusutan massa otot (apabila tujuannya adalah pembakaran lemak dan penurunan berat badan – fat loss) dan membantu pembentukan/peningkatan massa otot (apabila tujuannya adalah pembentukan dan peningkatan massa otot – hypertrophy). Namun pertanyaannya adalah seberapa banyak konsumsi protein yang tergolong cukup? Apakah konsumsi protein banyak selalu membawa hasil yang lebih baik? Atau ada batas...

Baca selengkapnya...

Research Review: Whey, Casein atau Soy Protein, Yang Terbaik Setelah Latihan

Research Review: Whey, Casein atau Soy Protein, Yang Terbaik Setelah Latihan

Sering saya mendapat pertanyaan seperti, "Coach, untuk setelah latihan, bagusnya minum whey protein, soy protein, atau casein?" atau "Coach, whey, soy dan casein paling bagus yang mana?". Mungkin, anda sendiri pernah mendengar (atau justru melontarkan) pertanyaan yang serupa.

Seperti biasa, saya akan membiarkan penelitian menjawabnya.

Sebuah studi di tahun 2009 oleh Tang dan timnya merekrut 18 pria dewasa yang kemudian dibagi ke dalam 3 grup. Setiap grup akan melakukan gerakan latihan beban "leg press" dan "knee extension" (keduanya melatih otot paha depan/quadriceps) sebanyak 4 set. Setiap set terdiri dari 10-12 repetisi dan setiap repetisi dilakukan secara unilateral (kaki kiri dan kanan bergantian).

Latihan ini kemudian diikuti langsung dengan konsumsi whey protein (21.4 gram)...

Baca selengkapnya...

Diet Ketogenic: Apakah itu dan Benarkah Efektif? (Bagian 2)

Diet Ketogenic: Apakah itu dan Benarkah Efektif? (Bagian 2)

Di bagian sebelumnya, kita telah memulai pembahasan kita mengenai diet “ketogenic”, khususnya definisi dan prinsip/teori dasar di baliknya. Namun, pertanyaannya masih sama. Apakah diet ini efektif dalam mencapai tujuannya, pembakaran lemak? Lebih efektif dari diet lain dengan tujuan sama? Mari kita lihat apa kata hasil penelitian yang ada.

Penelitian Perbandingan Berbagai Strategi Diet

Salah satu studi oleh Veldhorst dan timnya di tahun 2010 (1) secara spesifik melihat efek dari proporsi konsumsi karbohidrat dan lemak terhadap pengeluaran energi, pengendalian nafsu makan, dan oksidasi lemak ketika protein dijaga konstan.

Studi ini menggunakan 45 subjek sehat (20 pria, 25 wanita) dengan umur 18-40 tahun. Mereka dibagi ke dalam 2 kelompok dan setiap subjek mendapatkan 2 macam diet....

Baca selengkapnya...

Diet Ketogenic: Apakah itu dan Benarkah Efektif? (Bagian 1)

Diet Ketogenic: Apakah itu dan Benarkah Efektif? (Bagian 1)

Selama bertahun-tahun, manusia (dan mungkin anda sendiri dengan kapasitas kecil) sudah bereksperimen dengan berbagai macam metode diet, dengan berbagai macam tujuan, mulai dari tujuan sederhana seperti menurunkan berat badan sampai ke mengatasi masalah kesehatan. Seringkali, metode-metode diet ini terbawa ke arus “mainstream” dan dengan cepat “dipasarkan/diiklankan” sebagai “terobosan terbaru dunia nutrisi” yang revolusioner atau optimal dibandingkan dengan metode-metode lain yang ditujukan untuk tujuan yang sama. Memang ada benarnya bahwa dalam situasi khusus, metode diet tertentu tampak lebih baik daripada yang lain.

Dalam post kali ini, kita akan menyoroti salah satu metode tersebut, yaitu diet “ketogenic” dan beberapa hasil penelitian di balik dasar teori dan prinsipnya.

Apakah...

Baca selengkapnya...

Research Review: Haruskah Mengkonsumsi Karbohidrat Sesaat Setelah Latihan?

Research Review: Haruskah Mengkonsumsi Karbohidrat Sesaat Setelah Latihan?

Mungkin anda sering mendengar atau malah mungkin anda sering mengatakan kepada orang lain bahwa mengkonsumsi karbohidrat begitu selesai latihan merupakan hal penting untuk pemulihan otot. Memang pemahaman bahwa karbohidrat sesaat setelah latihan selesai adalah penting merupakan hal yang umum "dipercayai" dan "diaplikasikan" oleh banyak orang. Beberapa orang melangkah lebih jauh lagi dalam konsep ini dengan memberi batas 30 menit sampai 1 jam setelah latihan (di luar jendela waktu tersebut, sudah terlambat). Tapi, apakah benar demikian? Apa benar kita hanya punya waktu 30 menit sampai 1 jam setelah latihan untuk mengkonsumsi karbohidrat setelah latihan agar otot cepat pulih? Jika iya, apa alasannya? Mari kita lihat apa kata bukti ilmiah yang ada.

Karbohidrat adalah salah satu dari 3...

Baca selengkapnya...

Fitness Tips: Ketidakseimbangan Otot - Jangan Tunggu Sampai Sakit

Fitness Tips: Ketidakseimbangan Otot - Jangan Tunggu Sampai Sakit

Ketidakseimbangan otot adalah masalah yang serius, penting, dan sayangnya, umum terjadi di populasi umum. Di sisi lain, ketidakseimbangan adalah topik yang kompleks dengan berbagai faktor penyebab dan berbagai hal untuk diperhatikan pada pola latihan anda apabila anda memilikinya

Satu ketidakseimbangan yang paling umum terlihat pada penggemar fitness disebabkan oleh perbedaan besar pada kemampuan/kekuatan otot antagonis (1 menarik dan 1 mendorong). Terlalu banyak latihan mendorong (pressing) bisa menyebabkan masalah seperti "Range of motion" (jangkauan gerakan) yang terbatas pada bahu. Jadi, tak perlu dikatakan lagi bahwa mengabaikan otot-otot sisi belakang (posterior) yang kuat adalah kesalahan besar di gym.

Beberapa penelitian menyarankan rasio kekuatan maksimal bench press dan...

Baca selengkapnya...
Older Entries »

Blog Post Terbaru

Kategori

Arsip

Subscribe

Masukkan nama dan alamat email anda dan dapatkan tips-tips menarik seputar kesehatan serta promosi ekslusif dari Fitness Indonesia.



Program Fitness

Untuk pria dan wanita yang serius mendapatkan hasil.